Minggu, 17 Februari 2013

The Danger of Kepo


Ati ati sob ama yg satu ini "Kepo"
Padahal dalam Al-Qur'an Allah berfirman dengan sangat gamblang lhooo akan ini:

"...dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain..." (QS. Alhujurat: 12)

Bukan tanpa sebab sih larangan mau tau banget terhadap kesalahan orang lain alias kepo. Soalnya banyak banget turunan dari kepo yang sifatnya negatif, Sob. Here it is...

1. Dari kepo lanjut ke ghibah
Iya gak sih... kalo udah kepo, gak afdhol rasanya gak pake bumbu ngomongin orang. Kudu sepaket deh kepo sama ghibah. Hmmm... belum aja nanti kita kena batunya seperti yang Rasulullah bilang:

"Karena siapa yang mencari aib dan kesalahan saudaranya sesama muslim maka Allah akan membeberkan aib dan mencemarkan nama baiknya walaupun berada di dalam rumahnya.” [HR. Ahmad]

Hati-hati juga, Sob... soalnya kalo ternyata salah satu dari mereka negatif pemakai (mungkin saat itu lagi berada di tempat yang salah), Rasulullah mencap kita sebagai pendusta. Tidaaakkk!

"Jika apa yang kamu bicarakan benar-benar ada padanya maka kamu telah mengghibah-nya, dan jika apa yang kamu bicarakan tidak ada padanya maka kamu telah membuat kedustaan atasnya.”(HR Muslim/2589, Abu Daud 4874, Tirmidzi 1935)

2. Dari ghibah lanjut ke berprasangka
Gak cukup sampe ghibah, kalo lagi ngomongin aib atau kesalahan orang lain selalunya kita jadi sibuk berprasangka prasangki. "Gak heran sih si RA make, acaranya bejibun. Di hampir semua stasiun tivi ada doi. Orang normal mana kuat ngejalanin itu semua?!"

Padahal di hari H penangkapan mereka, pihak BNN belum menetapkan siapa aja yang positif pemakai narkoba. Orang terdekat mereka pun yakin temannya bukan seorang pemakai. Eeeh kita udah berprasangka duluan di balik twit kita.

Masih inget kan ayat tentang memakan bangkai saudara kita, Sob?

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al Hujurat:12).

Ghibah en berprasangka ibarat memakan bangkai sodara sendiri. Huweeekkk... jijik!

3. Dari berprasangka lanjut ke mencela
"Ternyata di balik cerianya tuh artis, ngobat juga. Dasar... semua artis sama aja!" atau "Kasian amat... gak dapet janda, eh lari ke ganja. Haha!"

Astaghfirullah... ini jempol enteeeeng banget buat ngetwit en ngeretweet yang begituan. Halloooh... dapet apa ya kita mengolok-olok en mencela mereka?

Masih di surat Alhujurat, Allah udah mewanti-wanti lho buat yang suka mengolok-olok or mencela:

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok)..." (QS. Alhujurat: 11)

Abis gimana ya Nid, gak di twitter gak di tivi pada omongin gituan. Gimana gak jadi kepo, coba?

Boleh. Boleeeeh banget, Sob, kita cari tau. Lah emang beritanya lagi hot juga! Tapi cukup sampe mau tau aja, gak sampe mau tau banget apalagi dilanjutin ke ghibah, berprasangka, hingga mencela. Gak banget deh!

Mestinya kasus mereka mampu memberikan hikmah atau pelajaran pada kita yaaa. Misal, mesti pintar pilih-pilih teman. Kita mesti bergaul dengan siapa aja, tapi gak semua kudu dijadiin teman. Atau buat yang bercita-cita jadi artis en orang terkenal dengan segala bentuknya, tetaplah di atas track yang lurus. Okeh!

Rasulullah bersabda, "Hikmah itu adalah barang yang hilang milik orang bwriman. Di mana saja ia menemukannya, maka ambillah." (HR. Tirmidzi)

Wassalamu'alaykum wr. wb.

Kamis, 24 Januari 2013

DI BALIK KEKURANGAN YANG KITA MILIKI

❥ Sebagian dari kita kadang suka mengeluhkan, bahkan sampai ada yang berprasangka buruk kepada ALLAH Subhanahu Wata'ala atas apa yang menjadi kekurangan kita.

❥ Akan tetapi, tahukah kita apa hikmah yang bisa dipetik dibalik kekurangan kita?

❥ Dan tahukah kita kenapa ALLAH Subhanahu Wata'ala memberikan kita dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada pada kita?

❥ Tak lain karena pada saatnya nanti ALLAH Subhanahu Wata'ala akan menyempurnakan kekurangan kita tersebut dengan hadirnya seseorang yang akan mendampingi perjalanan hidup kita.

❥ Ia akan hadir untuk memberi apa yang tidak kita miliki.

❥ Ia akan hadir untuk mengisi apa yang menjadi kekurangan kita.

❥ Hingga pada akhirnya kita hidup bersamanya untuk saling berbagi dan saling melengkapi.

❥ Ia adalah seseorang yang dengan tulusnya mampu menerima segala kekurangan yang kita miliki.

❥ Dan dengan ikhlasnya ia mampu menutupinya dengan kelebihan yang ia miliki.

❥ Maka tetaplah tersenyum dengan segala kekurangan yang menurut kita, kita miliki, Dan SYUKURI Lah semua itu. 
Sumber: Sudah Tahukah Anda ?
 

Senin, 24 Desember 2012

KISAH SEORANG MANAGER DAN PENGEMIS

Pada suatu siang, Seorang manager perusahaan elektronik dengan penuh keheranan menegur seorang pengemis yang sedang antri memesan makan siang bersamanya di KFC.

Manager : Pak, cape ya abis ngemis? Laper ya pak..?

Pengemis : Biasa aja tuh, hari ini saya udah makan 3x koq.

Manager : Loh..? uangnya cuman buat makan bapak doank? Anak dan istri di rumah makan apa?

Pengemis : Kayak org susah aja..! Td pagi saya sekeluarga abis ngerayain ultah anak saya yg kelima di Mc. Donald bareng guru2 & tmn2 sekolahnya. Siang ini istri dan anak saya barusan bbm saya, mrk lg makan di Pizza HUT tau!

Manager sampai kebingungan dan berkata : Emank bapak ngemis 1 hari dapet berapa..?

Pengemis : Nih ya.. Saya kasih tau..!!

Saya ngemis dari jam 07.00-17.00.

Lampu merah atau hijau waktunya 60 detik. Setiap 60 detik paling nggak saya bisa dapet 2.000.

1 jam = 60 kali lampu merah/hijau

60 x 2.000 = 120.000 /jam

1 hari saya kerja 10 jam, 1 jam buat istirahat jadi 9 jam.

9 jam x 120.000 = 1.080.000/hari.

1 bulan saya kerja 26 hari.

26 hari x 1.080.000 = 28.080.000/bulan.

Manager sampai kaget dan bengong mendengar cerita pengemis itu..

Pengemis berkata : Emank mas jadi manager, gaji per bulannya berapa..?

Manager : 15.000.000

Pengemis : Ijasah..?

Manager : S-2

Pengemis : Saya jadi prihatin dech lihat penderitaan mas!!! Pasti abis banyak duit ya mas buat kuliah??? blom lagi kerja kena marah ama boss. Kepala mas isinya pasti penuh soal kerjaan mulu. Mending mas ngemis aja. Biar kaya seperti saya.

Saya ngemis udah 20 tahun, udah punya 2 mobil BMW buat saya & istri saya, kartu kredit platinum, Apartemen, rmh di kawasan elite, anak saya belajar di international school dan saya sekeluarga sudah keliling dunia, minimal 2x dlm setahun.

Manager: …. huaaaaaaaa :(


Jumat, 21 Desember 2012

Cinta yang Tak Pasti

mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku

sekarang mustahil bagiku

bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku

tapi biarkan cinta ini aku miliki

biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti

Inginku Milikku Dirimu

Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t'lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..

Selasa, 18 Desember 2012

DOA MEMOHON CINTA SEJATI

Bagi yang mengharapkan cinta yang sejati, kebahagiaan dan kedamaian hati, bacalah doa ini secara istiqamah:
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya

اَللَّهُمَّ اِنِّي أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ كُلِّ عَمَلٍ يُوْصِلُنِي اِلَى قُرْبِكَ، وَاَنْ تَجْعَلَكَ أَحَبَّ اِلَيَّ مِمَّاسِوَاكَ، وَاَنْ تَجْعَلَ حُبِّي إِيَّاكَ قَائِدًا اِلَى رِضْوَانِكَ، وَشَوْقِي اِلَيْكَ ذَآئِدًا عَنْ عِصْيَانِكَ، وَامْنُنْ بِالنَّظَرِ اِلَيْكَ عَلَيَّ، وَانْظُرْ بِعَيْنِ الْوُدِّ وَالْعَطْفِ إِلَيَّ، وَلاَتَصْرِفْ عَنِّي وَجْهَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ اَهْلِ اْلإِسْعَادِ وَالْخُظْوَةِ عِنْدَكَ يَامُجِيْبُ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Allâhumma innî as-aluka hubbaka wa hubba man yu-hibbuk, wa hubba kulli ‘amalin yûshi-lunî ilâ qurbik, wa an taj’alaka ahab-ba ilayya mimâ siwâk, wa an taj’ala hubbî iyyâka qâidan ilâ ridhwânik, wa syawqî ilayka dzâidzan ‘an ‘ishyânik, wamnun binna-zhari ilayka ‘alayya, wanzhur bi’aynil wuddi wal 'athfi ilayy, walâ tashrif ‘annî wajhak, waj’al-nî min ahlil is’âdi wal khuzhwati ‘indaka yâ Mujîbu yâ Arhamar râ-himîn.

Aku memohon cinta-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu, dan cinta amal yang membawaku ke samping-Mu. Jadikan Engkau lebih aku cintai daripada selain-Mu. Jadikan cintaku pada-Mu membimbingku pada ridha-Mu. Jadikan kerinduanku pada-Mu mencegahku dari maksiat atas-Mu. Anugerahkan padaku memandang-Mu.Tataplah diriku dengan tatapan kasih sayang. Jangan palingkan wajah-Mu dariku. Jadikan aku di antara penerima anugerah dan karunia-Mu wahai Pemberi Ijabah ya Arhamar rahimin.
(Mafâtihul Jinân, bab 1: 125)

Senin, 17 Desember 2012

BIARKAN CINTA ITU BERMUARA DENGAN SENDIRINYA

Bismillahirrahm anirrahim
Assalamu'alaiku m warahmatullahi wabarakatuh

Kenapa tak pernah kau tambatkan perahumu di satu dermaga?
Padahal kulihat, bukan hanya satu pelabuhan tenang yang mau menerima kehadiran kapalmu!

Kalau dulu memang pernah ada satu pelabuhan kecil, yang kemudian harus kau lupakan, mengapa tak kau cari pelabuhan lain,
yang akan memberikan rasa damai yang lebih?

Seandainya kau mau, buka tirai di sanubarimu, dan kau akan tahu,
pelabuhan mana yang ingin kau singgahi untuk selamanya, hingga pelabuhan itu jadi rumahmu, rumah dan pelabuhan hatimu

Adakalanya kita begitu yakin bahwa kehadiran seseorang akan memberi sejuta makna bagi isi jiwa.
Sehingga...Saat seseorang itu pun hilang begitu saja...
Masih ada setangkup harapan agar dia kembali...
Walaupun ada kata-kata dan sikapnya yang menyakitkan hati...
Akan selalu ada beribu kata maaf untuknya...
Masih ada beribu penantian walau tak pasti...
Masih ada segumpal keyakinan bahwa dialah jodoh yg dicari sehingga menutup pintu hati dan sanubari untuk yang lain.

Sementara dia yang jauh disana mungkin sama sekali tak pernah memikirkannya.
Haruskah mengorbankan diri demi hal yang sia-sia???
Masih ada sejuta asa, sejuta makna, dan masih ada pijar bintang & mentari yang akan selalu bercahaya di lubuk jiwa dengan bermakna dan bermanfaat bagi sesama...

Biarkan cinta itu bermuara dengan sendirinya...
Disaat yang tepat...Dengan seseorang yang tepat...
Dan pilihan yang tepat...
Hanya dari Allah Subhanahu Wata'ala, disaat dihalalkannya dua manusia untuk bersatu dalam ikatan pernikahan yang barokah...

Salam santun ukhuwah penuh cinta...